Grafonomi berkaitan dengan tulisan tangan.
Ilmu grafonomi sendiri dapat disebut “Grafologi”
dan expertise dibidang grafologi disebut “grafologist”.
Tulisan tangan merupakan suatu kegiatan sehari-hari yang biasa dilakukan
manusia berkaitan dengan ungkapan sesuatu dengan berbagai maksud dan tujuan
tertentu. Dalam dunia pekerjaan pada masa kini semakin dikenal dan digunakannya
fasilitas Tenologi Informasi (TI), maka kegiatan pekerjaan semakin mengedepankan
komunikasi yang sifatnya digital dan non kertas (paperless). Namun demikian
kegiatan penulisan tangan tetap dimanfaatkan dan dalam beberapa hal tidak dapat
tergantikan dengan digitalisasi. Salah satu penulisan tangan yang tidak dapat
tergantikan adalah buah tulisan berupa tanda tangan. Tanda tangan adalah
sangat jamak digunakan karena merupakan marking seseorang yang dibutuhkan.
Tanda tangan menjadi penting, karena akan mewakili pribadi yang membubukannya
dan setiap memiliki keunikan satu tanda tangan yang pasti berbeda. Tanda tangan
yang dibubukan pada suatu dokumen akan memberikan pengakuan seseorang atas
keabsahan dokumen tersebut. Karakteristiknya
sangat penting karena sifat Tanda tangan yaitu
:
- Berbeda dan tidak pernah ada kesamaan seseorang dengan orang lainnya
- Jikapun kemiripan terjadi, coretan tiap orang pasti berbeda karakternya dan hal ini tetap mewakili masing-masing pribadi
- Tanda tangan berupa coretan seseorang tidak dapat digantikan dengan system digital.
Penggunaan tanda tangan dalam dokumen asli akan memiliki
kekuatan hukum sesuai dengan peraturan
undang-undang yang berlaku. Tanda tangan juga
diberikan untuk kegiatan dokumentasi lainnya sebagai representasi seseorang
melalui coretan tangan.
Dalam dunia perbankan, kegiatan penulisan tangan khususnya
tanda tangan yang dibubuhkan, masih merupakan simpul yang penting berkaitan
dengan validasi dokumen oleh nasabah maupun juga oleh orang yang memiliki
wewenang tertentu. Kegiatan pembubuhan tanda tangan tidak dapat tergantikan
dalam hal keabsahan suatu dokumen cetak. Hal ini berlaku baik kegiatan di
kantor pusat maupun kegiatan di cabang. Di kantor
pusat kehadiran coretan tangan atau sebagian besar dalam bentuk tanda tangan
ataupun paraf masih tetap diperlukan. Seperti pada persetujuan suatu memo,
memorandum, dokumen project maupun pra project, perjanjian kerjasama, surat
menyurat dengan nasabah maupun pihak ketiga, surat pernyataan dan berbagai
bentuk dokumen lainnya. Untuk kegiatan di cabang (banking) selain berkaitan dengan
operasional cabang fungsi coretan atau tanda tangan yang paling penting adalah
tanda tangan nasabah. Tanda tangan nasabah sebagai representasi nasabah sendiri
dan keabsahan pengakuan atau persetujuan oleh pihak nasabah berkaitan dengan
penggunaan jasa layanan keuangan seperti transaksi di bank.
Sampai pada poin ini dapat kita melihat akan adanya suatu
potensial resiko maupun risiko itu sendiri yaitu masalah otentikasi/keaslian
suatu coretan atau tanda tangan nasabah.
Karena otentikasi tersebut menentukan sah atau tidaknya suatu dokumen tertentu.
Dokumen tersebut tentu akan menjadi risiko tersendiri jika berkaitan dengan
perintah transaksi. Risiko yang lebih luas adalah terjadinya tindakan fraud
pemalsuan oleh oknum tertentu dan berujung pada
tindakan kriminal dan menimbulkan kerugian financial baik dari pihak nasabah
maupun bank sendiri. Bagi pihak bank tentu saja akan menimbulkan resiko
reputasi yang bisa berdampak luas dimana nama baik sebuah bank
dipertaruhkan.
Dengan demikian kejahatan pemalsuan tanda tangan tidak dapat
dipandang sebelah mata, karena akan berdampak kerugian secara materi yaitu financial mapun kerugian immaterial seperti
kerugian reputasi yang akan ditanggung oleh pihak bank. Selain itu juga
menimbulkan dampak hukum karena mengandung unsur tindakan kriminal, karena
adanya tuntutan nasabah sebagai pihak yang dirugikan. Kerugian bagi pihak bank
bisa terjadi dalam skala yang besar dan juga akan membutuhkan waktu
untuk penyelesaian maupun pemulihannya.
Bagaimana hal ini bisa terjadi, tentu melihat disini bahwa
dimulai dari suatu tindakan penyimpangan atau fraud oleh oknum tertentu dari
kegiatan yang sehari-hari dilakukan oleh bank. Kegiatan seperti transaksi yang
sehari-hari dilakukan oleh nasabah dan dimanfaatkan
oleh pihak tertentu untuk mengambil keuntungan.
Dalam proses transaksi selalu memerlukan fungsi otorisasi.
Otorisasi menjadi bagian dari prosedur yang wajib dilakukan. Setelah lolos
tahap validasi maka transaksi dapat dijalankan. Validasi dalam transaksi
misalnya, mencocokan tanda tangan pada form penarikan tunai dengan specimen
yang disimpan oleh Bank. Dan adanya niat jahat seseorang, akan memalsukan tanda
tangan demi terprosesnya suatu transaksi yang illegal. Berikutnya, kita akan bahas kehadiran
Grafonomi sebagai ilmu yang dapat dimanfaatkan dan diterapkan dalam dunia
perbankan untuk menghindari resiko pemalsuan.
Grafonomi, Tangkal Resiko Pemalsuan
Grafonomi, kemudian menjadi kacamata untuk mengupas kejahatan potensial dari pemalsuan tanda
tangan suatu dokumen. Pada level expert grafonomi
digunakan juga untuk mendalami karakter tulisan, yang ujungnya adalah
penyingkapan keabsahan tanda tangan. Dalam dunia perbankan ilmu grafonomi
menjadi penting, sejalan bisnis perbankan
dimana bukti hubungan nasabah dengan bank didasari dengan tanda tangan nasabah.
Tanda tangan nasabah berkaitan langsung maupun tidak langsung dengan transaksi
dengan nilai keuangan bisa mencapai sangat besar. Sementara transaksi pada
level tertentu bisa dilakukan secara system seperti melalui e-channel, mobile
banking, internet banking maupun ATM. Untuk memahami
grafonomi sebagai suatu ilmu dan penerapannya di dunia perbankan, mari
kita lihat tiga hal di bawah ini.
Psychometrical graphology adalah salah satu cabang dari graphology. Terminologi ini digunakan untuk menggambarkan teknik pengambilan kesan/impresi psikis seseorang melalui sampel/spesimen tulisan tangannya. Forensic Document Examiners (FDE) menggunakan ilmu graphology untuk menguji tulisan tangan untuk mengenali keaslian atau kepalsuannya. Salah satu jenis tulisan tangan yang seringkali dianalisa adalah tanda tangan.
Untuk melakukan analisa berikut ini beberapa tools informasi
yang diperlukan :
a. Questioned:
Sampel tulisan tangan dan tanda tangan dari penulis yang tidak diketahui atau
dicurigai
b. Comparation –
sampel: Sampel tulisan/tanda tangan lain sebagai pembanding
c. Common
authorship examination: Sampel tulisan/tanda tangan lain dari penulis yang sama
atau sampel tulisan asli dari seseorang
Dari ketiga jenis sampel yang berbeda tersebut, seorang “handwriting analyst” dapat memberikan pendapatnya
yang dilihat dari keaslian tulisan, struktur tulisan sesuai dengan kebutuhan
atau kejahatan yang harus dipecahkan. Jika kasus yang dihadapi adalah
pemalsuan, maka harus ada sampel yang dianggap asli serta sampel yang disebut
sebagai ‘questioned’ di atas.
Kejahatan Forgery atau pemalsuan tanda tangan berbeda dengan
tindak kriminal lainnya. Forgery dalam dunia kriminal dikenal sebagai kejahatan halus yaitu korban
tidak menyadari telah menjadi korban kejahatan bisa dalam tempo yang
lama. Berbeda dengan jenis kejahatan lain seperti perampokan atau pencurian,
dimana korban melihat langsung pelakunya dan sadar bahwa dirinya telah menjadi
korban. Dalam ilmu kejahatan forgery dikenal pelaku yang telah berlabel.
a. Forger professional,
yaitu para kriminal yang secara terlatih memiliki kemampuan untuk
mengimitasi tanda tangan orang lain.
b. Forger amatir, bentuk tanda tangan palsu yang dihasilkan oleh para
amatir umumnya lebih berantakan dan kurang terkonsep.
c. Opportunist
forger, pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan para forger amatir. Hanya saja,
forger amatir melakukan pemalsuan karena memang sudah ada niat sejak awal untuk
melakukan tindak kejahatan.
3. Forgery di
Dunia Perbankan
Banyak sekali korban pemalsuan tanda tangan yang kaget
ketika telah kehilangan sejumlah uang di rekening banknya hanya melalui
pemalsuan tanda tangan. Dunia perbankan sering sekali melibatkan penggunaan dokumen-dokumen pada setiap kegiatan bisnisnya, baik
untuk keperluan transaksi maupun keperluan lainnya. Cek, giro, buku deposito,
surat perintah transfer, dan sejenisnya, merupakan dokumen dokumen yang
digunakan oleh para nasabah perbankan. Lembaga perbankan sendiri, merupakan
lembaga yang menyimpan sejumlah uang yang tidak sedikit. Uang, merupakan salah
satu motif terbesar dalam dunia kejahatan. Hal ini membuat bank menjadi salah
satu sasaran dalam tindak-tindak kejahatan. Transaksi-transaksi perbankan yang
melibatkan penarikan uang, seringkali menggunakan
surat-surat dan dokumen sebagai syarat administratif untuk mengambil
sejumlah uang dari bank. Celah ini kemudian dimanfaatkan oleh para pelaku
kejahatan untuk mengelabui sistem di perbankan yang mengandalkan dokumen dan
tanda tangan dalam keperluan administratinya.
Uniknya, berbagai kejahatan yang terjadi di perbankan,
berhasil dilakukan karena adanya permainan dari pihak yang bekerja di bank itu
sendiri. Dengan kata lain, ada orang dalam yang membantu tindak kejahatan, atau
disebut juga sebagai inside job. Tanpa bantuan orang dalam, sulit untuk
melakukan kejahatan di bank, karena banyaknya sistem administrasi dan Standar
Operasional Prosedur (SOP) yang harus dimengerti. Untuk dapat melakukan tindakan forgery,
pelaku harus memiliki informasi tentang pola transaksi di bank, bentuk tanda
tangan korban, dan jumlah uang dalam rekening korbannya. Uniknya, tidak semua
orang memiliki akses untuk bisa mendapatkan informasi tersebut. Hanya individu
tertentu dengan status dan kedudukan tertentu yang bisa mengakses informasi
yang tergolong dirahasiakan. Modus
operandi pelaku forgery saat ini ternyata lebih sering memalsukan tanda tangan
pada surat perintah transfer dibandingkan pada cek. Surat perintah transfer
dapat dengan segera memindahkan uang dalam jumlah milyaran ke rekening
tertentu. Tidak seperti cek yang dalam jumlah penarikannya terbatas hanya
beberapa ratus juta saja.
4. Kesimpulan,
Penerapan Grafonomi di Dunia Perbankan
Dengan analisa keilmuan yang dimiliki maka grafonomi
bermanfaat bagi bank terutama untuk mengetahui bagaimana mengidentifikasi
Pemalsuan Tanda Tangan. Berikut ini beberapa hal yang bisa dimanfaatkan pihak
bank melalui penerapan Grafonomi yang perlu dimiliki baik level officer hingga
high level:
- Mendefinisikan pengertian dokumen dan mengklasifikasikan jenis-jenis pemeriksaan dokumen.
- Mengetahui dasar hukum, modus, sanksi pemalsuan dokumen.
- Mengetahui syarat, metode dan hasil pemeriksaan dokumen.
- Memahami tentang grafonomi dan triminologi unsur umum dan unsur khusus dalam pemeriksaan tanda tangan dan tulisan tangan.
- Mengidentifikasi keaslian dokumen baik dalam tanda tangan maupun tulisan tangan.
Lewat tulisan ini kita mengetahui sekarang grafonomi penting
untuk diadakan dan dipelajari oleh pihak bank. Fungsi
kontrol dapat diperkuat dengan kehadiran grafonomi, karena pecegahan
atau tindakan aktif pencegahan (preventive action) akan lebih bermanfaat
dibandingkan dengan corrective action.
Informasi Pelatihan Grafonomi:
Hubungi: Risty 0852-10183960 / 021-6336340/48
vibizlearningcenter@yahoo.com
KABAR BAIK!!!
BalasHapusNama saya Mia.S. Saya ingin menggunakan media ini untuk mengingatkan semua pencari pinjaman sangat berhati-hati karena ada penipuan di mana-mana. Beberapa bulan yang lalu saya tegang finansial, dan putus asa, saya telah scammed oleh beberapa pemberi pinjaman online. Saya hampir kehilangan harapan sampai seorang teman saya merujuk saya ke pemberi pinjaman sangat handal disebut Ibu Cynthia yang meminjamkan pinjaman tanpa jaminan dari Rp800,000,000 (800 JUTA) dalam waktu kurang dari 24 jam tanpa tekanan atau stres dengan tingkat bunga hanya 2%.
Saya sangat terkejut ketika saya memeriksa saldo rekening bank saya dan menemukan bahwa jumlah saya diterapkan untuk dikirim langsung ke rekening saya tanpa penundaan. Karena aku berjanji padanya bahwa aku akan berbagi kabar baik sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman mudah tanpa stres. Jadi, jika Anda membutuhkan pinjaman dalam bentuk apapun, silahkan hubungi dia melalui emailnya: cynthiajohnsonloancompany@gmail.com
Anda juga dapat menghubungi saya di email saya ladymia383@gmail.com dan miss Sety yang saya diperkenalkan dan diberitahu tentang Ibu Cynthia dia juga mendapat pinjaman dari Ibu Cynthia baru Anda juga dapat menghubungi dia melalui email nya: arissetymin@gmail.com Sekarang, semua yang saya lakukan adalah mencoba untuk bertemu dengan pembayaran pinjaman saya bahwa saya kirim langsung ke rekening bulanan.